JENIS – JENIS SABLON YANG TERSEDIA DI PABRIK KONVEKSI UNTUK PRODUKSI KAOS

Pabrik konveksi sendiri merupakan layanan yang cukup diandalkan oleh masyarakat saat ini. Terutama untuk memenuhi kebutuhan pakaian sehari – hari. Sesuai dengan namanya pabrik konveksi ini sering kali mendapatkan pesanan pakaian untuk berbagai keperluan. Hal ini tentu saja tidak terlepas dari pabrik konveksi yang siap menerima pemesanan pakaian secara custom. Sablon ini tahap proses cetak ke dalam berbagai media bisa plastik, kayu, kain dll. Memang ada beberapa jenis tinta sablon dan setiap jenis ini akan disesuaikan dengan media yang akan kita sablon pastinya. Bagi anda yang belum tahu, sablon ini tergolong bahan dasar dalam proses pembuatan kaos. Dimana memiliki peranan yang penting untuk menentukan kualitas kaosnya. Di samping faktor bahan dan kualitas jahitan yang dibuatnya.

JENIS – JENIS SABLON YANG TERSEDIA DI PABRIK KONVEKSI UNTUK PRODUKSI KAOS

3 Jenis Sablon Yang Dapat Anda Temukan Di Pabrik Konveksi

Memang betapa bagusnya bahan yang akan kita gunakan. Serta betapa rapinya hasil jahitan yang akan kita dapatkan. Akan tetapi hal ini tidak bisa kita dapatkan. Jika kita sendiri memang asal – asalan dalam memilih sablon. Sehingga pada akhirnya akan membuat hasil produksi kaos ini pun akan asal – asalan. Biasanya untuk mendapatkan hasil sablon yang bagus. Maka pembuatan sablon ini pun dipengaruhi oleh beberapa faktor. Yang pertama dari pengaruh tinta yang akan digunakan bagus dan jeleknya hasil sablon tentu yang utama adalah dari kualitas tinta yang digunakan. Yang kedua adalah proses menyablon. Nah, seberapa pun bagusnya tinta sablon yang digunakan. Akan tetapi jika tukang sablon ini kurang berpengalaman. Maka hasilnya pun akan kurang maksimal pastinya. Berikut ini adalah jenis – jenis sablon yang bisa anda temukan di pabrik konveksi diantaranya:

  1. Sablon polyflex

Untuk jenis sablon polyflex ini sendiri adalah jenis sablon yang cara pengerjaan nya sendiri berbeda dengan kedua jenis sablon yang lain. Jenis bahan polyflex ini sendiri merupakan bahan lembaran yang memang sekilas sini penampakan nya mirip dengan bahan sticker vinyl. Nah, sebelum tinta ini di buat pada media tertentu. Untuk bahan polyflex ini sendiri memang harus di cutting dulu dengan pembuatan cutting sticker. Salah satu kelemahan polyflex ini adalah ia hanya bisa digunakan untuk desain – desain sablon tertentu yang sederhana. Karena memang desain yang rumit dan ramai menggunakan banyak warna. Maka tidak akan cocok dengan jenis sablon ini.

  1. Sablon plastisol

Sesuai dengan namanya jenis tinta yang digunakan ini memang berbasis plastik serta minyak. Jenis bahan sablon yang satu ini memang berbeda dengan rubber pastinya. Saat kita membersihkan tinta sablon plastisol ini sering kali menggunakan minyak khusus yang dikenal dengan thinner. Akan tetapi untuk tinta sejenis rubber ini sering kali kita membersihkan alat – alatnya hanya dengan menggunakan air saja. Dengan menggunakan tinta plastisol ini sudah pasti tidak akan kering jika kita tidak memanaskannya. Dengan menggunakan curung meskipun kita biarkan secara berbulan – bulan. Sehingga tinta plastisol ini pun memang harus dimatangkan untuk bisa kering di atas bahan.

  1. Sablon rubber

Untuk jenis sablon yang satu ini memang terkenal sebagai jenis sablon manual. Dimana sablon rubber ini merupakan nama jenis tinta yang berbasis air. Selain itu sifatnya memang seperti rubber atau karet. Bahan sablon yang satu ini memiliki tekstur elastis. Terutama pada bahan yang kita tarik ini maka sablon ini akan menempel di bahan akan melar mengikuti bahan.

Nah, itulah 3 jenis sablon yang tersedia di pabrik konveksi. Semoga bermanfaat dan bisa jadi ide untuk menentukan jenis sablon yang digunakan.